BUMG Leu Ue Jadi Percontohan, Kementerian Desa dan DPMG Aceh Besar Turun Langsung Lakukan Pembinaan
Upaya
penguatan ekonomi gampong terus menunjukkan perkembangan positif di Kabupaten
Aceh Besar. Salah satunya terlihat di Gampong Leu Ue, Kecamatan Darul Imarah,
yang kini menjadi perhatian berbagai pihak berkat keberhasilan Badan Usaha
Milik Gampong (BUMG) dalam mengelola potensi ekonomi masyarakat.
Gampong Leu Ue yang berjarak sekitar 3
kilometer di selatan perbatasan Kota Banda Aceh memiliki luas wilayah 66
hektare dengan jumlah penduduk sebanyak 2.138 jiwa atau 647 kepala keluarga.
Secara umum,
kondisi ekonomi masyarakat sebelumnya masih didominasi kelompok berpenghasilan
rendah dengan beragam jenis mata pencaharian. Namun, seiring waktu, kondisi
tersebut perlahan mulai membaik dan memberikan harapan baru bagi peningkatan
kesejahteraan warga.
Perubahan ini tidak terlepas dari
kehadiran BUMG “Maju Sejahtera” yang menjadi motor penggerak ekonomi gampong.
Lembaga usaha ini berfokus pada pengelolaan potensi lokal untuk memperkuat
struktur ekonomi masyarakat.
Saat ini, BUMG Maju Sejahtera telah
mengembangkan tiga unit usaha utama, yakni pengelolaan pasar mini, usaha
penggemukan sapi, serta simpan pinjam perempuan yang menunjukkan perkembangan
signifikan.
Keberhasilan tersebut menarik
perhatian Tenaga Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD)
Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendesa PDT) Provinsi
Aceh, Zulfahmi Hasan, bersama Koordinator Pendamping Desa Aceh Besar A. Basir
A. Jalil, Ermiza serta Ery Muntiadi selaku TA P3MD.
Komentar
Posting Komentar