Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2026

Pengusulan Dana Desa Tahap ke II Perdana oleh Kecamatan Ingin Jaya

Gambar
  Camat Ingin Jaya diwakili Oleh Sekretaris Camat Drs Darmawan menandatangani surat usulan Pengajuan Pencairan Dana Desa Tahap II perdana Kecamatan Ingin Jaya (Senin, 18/5/2026) Gampong Lubok Batee Kecamatan Ingin Jaya menjadi Gampong Pertama yang diusulkan dikarenakan sudah memenuhi seluruh persyaratan yang wajib dipenuhi sebagai syarat untuk dapat diusulkan dalam pengajuan Dana Desa Tahap II

Polemik Gerai Koperasi Desa Merah Putih

Gambar
  Polemik pembangunan Gedung Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Gampong Bukit Meusara, Kecamatan Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar, mencuat setelah lokasi pembangunan dipagari oleh pihak yang mengklaim sebagai pemilik tanah.   Area pembangunan diketahui dipasangi pagar menggunakan batang kayu dan kawat duri. Di lokasi tersebut juga terpasang spanduk bertuliskan, “Tanah Ini Milik M. Nasir, Nomor Akte Jual Beli 60/2023”, sebagai bentuk klaim kepemilikan atas lahan itu.   Menanggapi hal tersebut, Keuchik Gampong Bukit Meusara, Azhari, bersama masyarakat setempat memberikan klarifikasi terkait status tanah yang kini menjadi lokasi pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih.   Menurut Azhari, lahan tersebut merupakan bagian dari kawasan perumahan yang sebelumnya dibangun oleh developer PT Meusara Agung.   Hal itu, kata dia, diperkuat dengan dokumen Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) Nomor 01 dari Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Besar Nomor 0...

BUMG Leu Ue Jadi Percontohan, Kementerian Desa dan DPMG Aceh Besar Turun Langsung Lakukan Pembinaan

Gambar
  Upaya penguatan ekonomi gampong terus menunjukkan perkembangan positif di Kabupaten Aceh Besar. Salah satunya terlihat di Gampong Leu Ue, Kecamatan Darul Imarah, yang kini menjadi perhatian berbagai pihak berkat keberhasilan Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) dalam mengelola potensi ekonomi masyarakat.  Gampong Leu Ue yang berjarak sekitar 3 kilometer di selatan perbatasan Kota Banda Aceh memiliki luas wilayah 66 hektare dengan jumlah penduduk sebanyak 2.138 jiwa atau 647 kepala keluarga. Secara umum, kondisi ekonomi masyarakat sebelumnya masih didominasi kelompok berpenghasilan rendah dengan beragam jenis mata pencaharian. Namun, seiring waktu, kondisi tersebut perlahan mulai membaik dan memberikan harapan baru bagi peningkatan kesejahteraan warga. Perubahan ini tidak terlepas dari kehadiran BUMG “Maju Sejahtera” yang menjadi motor penggerak ekonomi gampong. Lembaga usaha ini berfokus pada pengelolaan potensi lokal untuk memperkuat struktur ekonomi masyarakat. Saat in...