Melakukan Monitoring dan mendampingi BUMG " Makmu Beusare" Wujud kan ketahanan Pangan di gampong Jantho Makmur
Sebagai Tenaga Ahli, salah satu tugas kami adalah memastikan Dana Desa benar-benar berdampak langsung untuk warga. Hari ini, 24 Mei 2026, kami TAPM kabupaten Aceh Besar bersama PD dan PLD melakukan monitoring dan pendampingan ke Unit Usaha Perdagangan Jual Beli Sembako milik BUMG "Makmu Beusare" di Gampong Jantho Makmur, Kec. Kota Jantho, Kab. Aceh Besar.
Ikut serta.pak keuchik jantho Makmur juga beserta Ketua BUMG

Unit usaha ini lahir dari program ketahanan pangan Dana Desa 2026. Tujuannya jelas: menjaga stok dan stabilitas harga sembako untuk warga, sekaligus menambah Pendapatan Asli Gampong.
Hasil Pendampingan Lapangan:
1. Usaha Aktif: Toko sembako sudah beroperasi melayani warga dengan harga yang lebih terjangkau dibanding warung biasa.
2. Administrasi Tertib: Pengurus BUMG sudah mencatat pemasukan-pengeluaran harian. Kami dampingi untuk perbaikan pembukuan bulanan agar lebih rapi.
3. Kolaborasi Kuat: Keuchik, perangkat gampong, pengurus BUMG, dan pendamping duduk bersama memastikan unit ini berkelanjutan.
Tugas pendamoing tidak berhenti di monitoring. Setelah ini, kami akan terus dampingi BUMG untuk strategi pengembangan usaha, pencatatan digital sederhana, dan pelaporan ke aplikasi BUMDes Kemendesa.
Kemandirian pangan gampong dimulai dari unit usaha kecil seperti ini. Dana Desa yang dikelola transparan oleh BUMG akan kembali lagi manfaatnya ke warga.
Warga Gampong jantho Makmur hampir 99% belanja di BUMG Gampong.

Komentar
Posting Komentar